Sewa Ruang Meeting

Sewa Ruang Meeting

 

Sewa Ruang Meeting – EO King Adventure melayani Sewa Ruang Meeting :

  1. Paket Meeting Bali
  2. Paket Meeting Bandung
  3. Paket Meeting Lembang
  4. Paket Meeting Bogor
  5. Paket Meeting Sukabumi
  6. Paket Meeting Garut
  7. Paket Meeting Jogja

 

RAPAT KERJA TUJUAN.

Pertama-tama, kita perlu memahami makna dari “rapat” atau yang biasa kita sebut sebagai meeting di dalam bahasa Inggris. Rapat adalah suatu bentuk media komunikasi yang bersifat tatap muka secara langsung dan biasanya dilaksanakan oleh suatu organisasi atau perusahaan untuk mendiskusikan suatu permasalahan yang diharapkan dapat memperoleh mufakat atau kesepakatan dari rapat tersebut. Sedangkan, rapat kerja adalah sebuah pertemuan yang dihadiri oleh para staf atau karyawan yang membahas tentang hal-hal yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas suatu instansi, organisasi atau perusahaan.
Di era digital seperti sekarang ini, rapat kerja organisasi atau perusahaan memang tidak lagi diselenggarakan secara tatap muka (langsung) saja, namun rapat kerja juga bisa dilakukan secara online. Sekarang mari kita singkirkan dulu perihal rapat kerja secara online atau langsung. Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang beberapa aturan dasar yang sangat penting untuk diterapkan di dalam rapat kerja. Tentunya, mengontrol rapat kerja yang besar dan terdiri dari begitu banyak orang akan jauh lebih sulit dibandingkan rapat kerja yang hanya dihadiri oleh segelintir orang.
Nah, apabila rekan-rekan pembaca ingin memiliki rapat kerja besar yang berjalan dengan efektif, maka kami menyarankan rekan pembaca untuk menerapkan beberapa aturan dasar yang kami jelaskan di dalam artikel ini. Kenyataannya, ada begitu banyak tim kerja yang memiliki aturan dasar di dalam rapat dengan sangat baik dan tersusun rapi, namun mereka tidak menerapkannya secara teratur.
Aturan dasar di dalam rapat kerja memiliki sifat yang berbeda-beda, ada yang bersifat prosedural seperti, “memulai dan mengakhiri rapat kerja dengan tepat waktu” atau “tidak menerima telepon di saat rapat kerja berlangsung”. Aturan dasar dalam rapat kerja memang penting dan bermanfaat, namun bukan berarti aturan ini dapat membuat peserta rapat kerja menjadi produktif. Buktinya, peserta rapat kerja bisa saja datang dengan tepat waktu, namun mereka tetap menggunakan ponselnya dengan chattingan bersama rekan kerjanya. Meskipun, mereka tidak menerima telepon ketika rapat kerja berlangsung.
Selain itu, aturan dasar dalam rapat kerja juga bisa bersifat abstrak. Misalnya, “Perlakukan semua orang dengan rasa hormat”. Aturan ini bagus, namun pembuat aturan tidak bisa menggambarkan perilaku spesifik yang dimaksud dari “rasa hormat”. Ketika seorang karyawan tidak pernah memberikan pendapat apapun terkait pertanyaan yang diajukan oleh bosnya, karyawan tersebut menganggap bahwa itu adalah bentuk “rasa hormat” kepada pemimpinnya. Namun, bisa saja pihak lain akan mengartikan rasa hormat dengan cara yang berbeda.
Supaya kita dapat memiliki rapat kerja yang efektif, maka kita harus melakukan penelitian dari praktik rapat kerja terbaik yang memang ampuh di dalam tempat kerja kita. Sebagai contoh, dari penelitian yang kita lakukan telah memberikan tiga hasil utama bahwa semua tim di dalam rapat kerja harus bisa memenuhi kinerja yang kuat, hubungan kerja yang positif dan kesejahteraan individu.
Mari kita ambil salah satu contoh dari ketiga hasil utama di atas, yaitu “hubungan kerja yang positif”. Ketika ada satu anggota tim yang menyampaikan pendapat atau memberikan ide yang tidak relevan dengan topik yang diangkat, kita bisa menyampaikannya dengan cara yang baik. Rekan pembaca bisa mengatakan hal ini kepadanya, “Maaf Jo, saya tidak melihat bahwa apa yang kamu sampaikan terkait dengan vendor baru relevan dengan peluncuran produk terbaru kita. Dapatkah Anda membantu saya dalam memahami hubungan antara vendor baru dengan peluncuran produk terbaru? Atau, jika keduanya memang tidak terkait, apakah kita bisa mendiskusikannya di lain waktu?”.
Respon ini merupakan respon terbaik yang dapat kita sampaikan kepada seseorang yang telah berkontribusi dalam idenya, namun tidak relevan dengan topik yang ada. Kita tidak langsung menghakimi dirinya bahwa dia telah keluar dari topik yang kita diskusikan. Percayalah, menghakimi secara cepat seperti itu hanya akan merusak hubungan kerja yang positif. Kita tahu bahwa Jo adalah seorang yang berpikir lebih sistematis, lebih dari anggota tim lainnya. Namun, bukan berarti pendapat yang disampaikan oleh Jo itu salah secara total, hanya saja konteks dan waktunya kurang tepat.

CP : 081219876470

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *