Imah Seniman adalah tempat yang sempurna untuk pengalaman liburan terbaik yang pernah ada. Imah Seniman beralamat di Jalan Kolonel Masturi No. 8, Bandung. Secara keseluruhan, Imah Seniman bukan merupakan penginapan modern atau hotel. Sebaliknya, penginapan ini sangat kental nuansa tradisional khas Sunda. Hotel bintang tiga ini mengusung konsep tidur di danau, makan di hutan. Imah Seniman berada di area seluas 15 hektare dengan konsep lanskap hutan, kontur tebing, sungai alami, dan danau yang dialiri lebih dari 40 mata air.

Imah Seniman menggunakan slogan “Tidur di Danau, Makan di Hutan”. Dengan luas 15 hektar, Imah Seniman menawarkan galeri, resto, kafe, resort, dan tempat wisata yang terpadu.

imah seniman lembang

Image Credit: @christinamatanick

Konseptor dari Imah Seniman yaitu Bob Doank yang memiliki visi membuat daerah Jalan Kolonel Matsuri menjadi tempat wisata dan kerajinan tradisional Indonesia, seperti layaknya di Bali. Itu sebabnya di sana juga disediakan galeri seni yang berisi beragam kerajinan dari Jawa Barat dan seluruh Indonesia. Yang unik adalah semua kerajinan tersebut di buat di sana oleh para seniman termasuk seniman dari Jepara, Jawa Tengah.

Selain menawarkan tempat peristirahatan yang nyaman, tempat ini juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung kegiatan para tamu. Di sini, para tamu dapat memancing di tepi kolam atau bersantai dengan pijat spa. Fasilitas lainnya termasuk toko kerajinan lokal, kolam renang outdoor, pusat kesehatan, meja depan 24 jam, hingga arena bermain anak dan sarapan dengan sajian khas Sunda.

Menginap di Tepi Danau

Imah Seniman menyediakan total 56 kamar bagi para tamu, yang dibedakan menjadi beberapa tipe.

Di sana, Anda memang akan menginap di pinggir danau jika Anda memilih tipe Junior Suite sebagai tempat bermalam Anda. Tiap kamar berbentuk rumah gebyok khas Jawa yang didominasi oleh kayu dan ukiran. Tipe penginapan lain adalah Suite Room dengan ukuran lebih luas dan tersedia teras beserta kursi di bagian depannya. Lokasi Suite Room tidak mengelilingi danau melainkan ada di pinggir sungai buatan.

menginap di imah seniman

Image credit: @meldisaputra

Saat malam tiba, pemandangan tidak kalah indah di dekat danau, karena cahaya lampu menghiasi tiap penginapan dan danau. Menciptakan warna kuning yang romantis. Tidur Anda akan semakin nyenyak dengan iringan suara katak dan jangkrik yang mendominasi pada malam hari. Anda dapat merasakan suasana desa ditambah dengan udara dingin pegunungan. Sebaiknya, siapkan mantel dan selimut yang bagi Anda yang tidak tahan dingin. Anda juga dapat memesan makanan dan minuman traditional pada malam hari.