Istimewanya Jembatan Situgunung dan Arung Jeram Citatih di Sukabumi..

Istimewanya Jembatan Situgunung dan Arung Jeram Citatih di Sukabumi

Saat menyebut tempat wisata di Jawa Barat, hampir selalu Bandung disebut pertama. Tak salah memang, sebagai ibu kota propinsi, Bandung memang namanya lebih tenar. Apalagi kota yang berjuluk Kota Kembang ini juga memiliki banyak destinasi wisata menarik, mulai dari yang bernuansa alam, budaya hingga sejarah. Namun, pernahkah Anda memikirkan tentang Sukabumi? Meski tak setenar Bandung, nyatanya Sukabumi memiliki pesona yang tak kalah memikat. Dua tempat wisata diantaranya, yaitu Jembatan Situgunung dan Arung Jeram Citatih bahkan wajib dicoba, karena menyuguhkan panorama sekalius pengalama yang tak biasa. Nah, agar tak semakin penasaran, King Adventure akan segera mengajak Anda mengulik istimewanya jembatan Situgunung dan arung jeram Citatih di Sukabumi.

Jembatan Situgunung Terpanjang di Asia Tenggara

Bicara soal jembatan terpanjang China memang juara. Di antara banyak jembatan yang dimiliki Negeri Tirai Bambu, jembatan yang ada di Sungai Longjiang merupakan yang terpanjang, mencapai 2,4 kilometer. Sayangnya, angka ini masih kalah dengan negeri tetangganya, Jepang yang mampu membangun Pearl Bridge sebagai jembatan terpanjang di Asia dengan panjang mencapai 3,9 km.

Namun, tak perlu jauh-jauh ke Negeri Panda atau Negeri Sakura sekedar untuk merasakan menaiki jembatan panjang. Cukup datang ke Sukabumi, Anda bisa mencoba menginjakan kaki di jembatan yang diklaim terpanjang se-Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Namanya adalah Jembatan Situgunung atau juga dikenal bahasa kerennya Situgunung Suspension Bridge. Jembatan ini memiliki anjang 243 meter, tinggi 107 meter serta lebar 1,2 meter. Lokasinya berada di Taman Wisata Situgunung yang merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Jembatan ini cukup tinggi karena berada 161 meter di atas permukaan tanah. Menggantung di ketinggian, jembatan ini cocok dikunjungi bagi Anda yang menyukai wisata menantang. Dari atas, pengunjung bisa menyaksikan jurang di bawahnya hingga kawasan Curug Sawer dan Danau Situgunung.

Tak perlu risau soal keamanannya, karena jembatan yang resmi dibuka pada 9 Maret 2019 silam oleh Luhut Binsar Pandjaitan yang kala itu menjabat sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman, dibuat dengan material kokoh. Adalah katu merbau ulin Papua yang digunakan sebagai bahan dasar jembatan itu. Jenis kayu itu sengaja dipilih lantaran dikenal ‘bandel’. Selain tahan terhadap perubahan suhu dan kelembapan, kayu yang dikenal masyakarat juga sebagai kayu besi itu juga keras dan tak mudah dimakan rayap.

Meski kuat dan diklaim mampu menahan bobot hingga 55 ton, tetapi jembatan ini hanya boleh dinaiki 40 pengunjung saja dalam waktu bersamaan. Faktor keselamatan menjadi alasan utama di balik digulirkannya aturan tersebut. Selain itu, untuk menaiki jembatan ini, pengunjung juga tidak diperkenankan berlari atau melompat-lompat.

Arung Jeram di Sungai Citatih

Dari ketinggian, kita bergeser ke perairan. Sukabumi juga memiliki wisata air yang menyenangkan. Arung jeram di Sungai Citatih adalah primadonanya. Lokasi Sungai Citatih sendiri berada di desa Warung Kiara, masuk kawasan Pelabuhan Ratu.

Tempat ini sangat cocok digunakan berwisata bagi Anda yang menyukai wisata tantangan. Tak perlu menjadi profesional terlebih dulu untuk rafting di Sungai Citatih, karena pemula pun bisa ‘bergaya’.

Secara keseluruhan arung jeram Sungai Citatih memiliki rute sepanjang 22 kilometer dengan 20 jeram. Dari rite tersebut masih dibagi lagi menjadi dua, yaitu tipe adventure trip dan family trip. Sesuai namanya, adventure trip  memiliki track yang beragam, mulai dari datar kemudian menantang di tengah-tengahnya dan kembali lagi ke datar jelang finish.

Lain halnya dengan tipe family trip yang cenderung agak datar. Tipe ini sangat cocok bagi pemula. Meski demikian, dalam kondisi debit air banyak tak menutup kemungkinan jika ‘bermain’ di trip ini juga sangat memacu adrenalin.

Rafting di Sungai Citatih selain memacu adrenalin juga menyegarkan pikiran. Apalagi alam sekitarnya masih alami. Sungai masih jernih belum tercemar limbah, lagi pula kondisi sekitar sungai juga tampak asri, sehingga menyejukan mata. Lebih dari itu, dengan wisata rung jeram di Sungai Citatih juga bisa memupuk rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Hal ini akan terlihat jelas saat menaklukan jeram bersama teman-teman satu perahu agar tak terbawa arus.

Tak hanya untuk wisata sekelompok kecil, arung jeram di Sungai Citatih juga bisa menjadi alternatif wisata rombongan. Apalagi mengingat jalan menuju kawasan ini sudah mengakomodasi dilewati bus besar. Pengelolaannya pun sudah profesional dan disertai pula dengan sejumlah fasilitas pendukung wisata.

Namun, tak dipungkiri pula jika penginapan di sekitar lokasi arung jeram belum terlalu banyak. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda akan berkunjung ke tempat ini menyiapkan penginapan terlebih dahulu jauh-jauh hari. Anda juga bisa menghubungi King Adventure untuk mendapatkan akomodasi terbaik.

Demikian istimewanya jembatan Situgunung dan Arung Jeram Citatih di Sukabumi. Semoga bisa menambah wawasan tentang berbagai tempat wisata di Sukabumi dan barangkali menjadi alternatif wisata Anda di liburan mendatang. Tentu saja, King Adventure siap menjadi teman perjalanan Anda dalam menjelajah alam Sukabumi. Selamat bersenang-senang! (y)

Tag: Istimewanya Jembatan Situgunung dan Arung Jeram Citatih di Sukabumi, Situgunung, Arung Jeram, Arung Jeram Sungai Citatih, Arung Jeram Citatih, Rafting Citatih Sukabumi, Sukabumi, King Adventure, Jembatan Situgunung, jembatan terpanjang di Asia Tenggara

CP : 081219876470

2020-02-19T08:19:17+00:00
Chat via Whatsapp