Hutan Pinus - 4

Terminal Wisata Grafika Cikole, Lembang, Bandung adalah satu tujuan Wisata di kota Lembang yang banyak di minati. Lokasinya bisa kita tempuh sebelum Kawasan Tangkuban Perahu, mungkin bagi yang sering ke Tangkuban Perahu atau Ciater dari arah Lembang pasti sering melewati kawasan yang terletak di Cikole ini.

Banyak orang mengira Terminal Wisata Grafika Cikole ini hanya rumah makan biasa untuk rest area para wisatawan yang ke Tangkuban Perahu atau Ciater, sebetulnya adalah tempat Cetral Outbound, Cottage dan Lokasi Camping. Langsung deh googling untuk nyari tempat pemesanan. Sayang untuk memesan mendadak agak sulit untuk dapet, karena seringnya penuh, saking banyaknya peminat yang mau long weekend di sini.

Camping Cikole

Di terminal wisata grafika cikole terdapat dua opsi menginap yaitu menginap di Pondokan wisata atau menginap di Tenda. kebanyakan pengunjung lebih memilih tidur di tenda biar lebih terasa alami, tetapi bila keluarga besar juga ikut apalagi ada bayi dan orang tua, sebaiknya  pesan pondokan wisata plus tenda Camping.

Pondokan wisata yang dapat di sewa cukup luas, terdiri dari 3 ranjang queen size, tersedia balkoni untuk melihat pemandangan hutan cikole. Fasilitas yang tersedia di pondokan wisata:
– Dispenser air panas dan normal
– Handuk untuk 6 orang
– Breakfast untuk 6 orang
– Toiletres (sabun, sampo, dental kit) untuk 6 orang
– Air shower panas yang menggunakan tabung gas, jadi cukup terbatas, manfaatkan dengan bijak
Harga Pondokan Wisata Grafika Cikole masih kompetitive per malam. Kapasitas idealnya memang untuk 6 dewasa. Tetapi dengan kondisi kasur yang berjejer, jika tidak keberatan untuk tidur berdesak-desakan dengan anak-anak, mungkin kapasitasnya bisa muat sampai dua kali lipatnya.

Sementara di tenda, fasilitas yang kami peroleh:
– Tenda yang hangat
– Sleeping  bag untuk 4 orang
– Kayu bakar
Harga untuk tenda per malamnya juga masih terbilang murah. Kapasitas idealnya memang untuk berempat, tapi tenda masih cukup luas untuk diisi oleh 2 orang dewasa dan 4 anak-anak. Mungkin karena kami pesan tenda sekaligus pondokan wisata, tenda yang kami sewa persis didepan pondokan yang kami sewa.

Untuk kayu bakar kita bisa minta untuk disiapkan langsung pada jam yang kita inginkan. Saat itu saya minta untuk disiapkan jam 8 malam, ternyata tanpa tanya – tanya lagi api unggun sudah menyala pada jam tersebut. Selain itu kami pun diberi jagung untuk dibakar. Untuk lebih jelsnya dapat melihat foto – foto di bawah ini.